Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PAKET MILIARAN BERBAU KORUPSI TANGKAP PENJARAKAN JANSO KADIS SDABMBK DELI SERDANG

Sabtu, 10 Januari 2026 | Januari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-01-10T11:43:58Z




PAKET MILIARAN BERBAU KORUPSI TANGKAP PENJARAKAN JANSO KADIS SDABMBK DELI SERDANG


Deli Serdang .10/1/2026

mediacoruption.id // Dinas SDABMBK kabupaten Deli Serdang sepertinya tak perduli dengan. Pembangunan sangat terlihat dengan jelas banyaknya proyek mulai dari paket kecil sampai paket besar semua terindikasi berbau korupsi 

Seperti salah satu pekerjaan Peningkatan Ruas jalan SP.Unkmed Ismail Hatun di Dusun V desa Medan Estate yang di kerjakan oleh CV Amar Mulia dengan pagu anggaran 2.425.250.000 



Berdasarkan pantauan dilapangan pada tanggal 10/1/2026 sepertinya kerjakan tersebut asal jadi dimana tampak aspal tergenang air di sàat musim hujan sehingga diduga aspal tersebut tidak bertahan lama .

Beberapa masyarakat yang namanya tak mau disebut mengatakan 

‎Proyek yang tidak diketahui berapa volume pengerjaan ini bersumber dari APBD Kabupaten Kabupaten Deli Sedang 

Namun, meski baru berumur seumur jagung, kondisi jalan sudah mulai tergenang air dan pekerjaan putus - putus dan ini  menunjukkan tidak ada keseriusan pihak rekanan Dinas dalam mewujudkan jalan mulus di kabupaten Deli Serdang ucapnya pada anak media 

Kita bisa lihat jelas aspal tergenang air maka usia aspal tersebut tidak bakal lama ini kan telah jelas merugikan negara ini sudah ngak jelas .dan lagian kami saat dilapangan juga tak menemukan adaya pengawasan ketat dari dinas SDABMBK tersebut ada apa 

Janso Sipahutar saat di hubungi melalui  WhastAap memilih bungkam tidak ada terlihat itikad baik pada awak media saat di mintai keterang terkait Proyek tersebut yang tak memiliki Volume Pekerjaan di anak nomor Telpon penanggung jawab pekerjaan tersebut .

Melihat bungkamya kepala dinas SDABMBK kabupaten Deli Serdang masyarakat meminta periksa dan tangkap penjarakan kepala dinas SDABMBK Janso Sipahutar diduga melindungi rekanan dan ini telah melanggar undang - undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik

( J.C ) .



 

×
Berita Terbaru Update