Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Indeks Berita

Gila Admistrasi Sekolah SDN 101744 Desa Klambir Di Duga Berbau Korupsi APH Diminta Periksa Kepala Sekolah

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T10:19:43Z



Gila Admistrasi Sekolah SDN 101744 Desa Klambir Di Duga Berbau Korupsi APH Diminta Periksa Kepala Sekolah 


Deli Serdang 

mediacoruption.id // Dana BOS SDN 101744 desa Klambir kini menjadi sorotan publik adapun dugaan tersebut seperti kepala sekolah tidak transparan gunakan dana BOS tersebut sementara dana BOS adalah dana Operasional sekolah 

Beberapa komponen yang terdata di rekapitulasi Dana BOS Kemendikbud yang tercatat ada beberapa kejanggalan yang di duga dana tersebut masuk kantong pribadi oknum oknum yang tidak bertanggung jawab .

Adapun salah satu komponen di admistrasi Sekolah dimana tahun 2025 sekolah mengunakan dana sebesar Rp 31.656.500 pada tahap I dan di tahap II sekolah mengunakan dana BOS Sebesar Rp 13.278.100 berdasarkan juknis BOS Admistrasi sekolah hanya ATK ini sudah sangat jelas ada pengelembungan .

Administrasi kegiatan sekolah, anggaran BOS-nya buat apa aja? Admistrasi Anggaran untuk*: ATK TU, tinta printer, materai, biaya internet, listrik, telepon, air, konsumsi rapat

Berdasarkan hasil investigasi dan data yang didapat dilapangan hal ini mengundang tanda tanya masyarakat dan orang tua siswa apalagi sekolah tidak pernah mempublikasika Arkas di tempat terbuka .

Sangat disayangkan pengawasan dan tindakan tegas dari dinas pendidikan kabupaten Deli Serdang atas pengelolaan dana BOS di internal sekolah tidak berjalan maksimal ini lah yang menjadi celah bagi kepala sekolah untuk melakukan tindak pidana korupsi 

Berdasarkan keterangan dari salah satu orang tua siswa yang namanya tak mau disebutkan mengatakan pada awak media 2/5/2026 pukul 9:30 wib terkait tak adanya papan informasi yang seharusnya terpajang di dinding sekolah kayakan ngk ada bang itu Uda lama ucapnya

Menanggapi adanya dugaan pengelembungan pengunaan dana BOS di komponen Admistrasi sekolah awak media mencoba menemui kepala sekolah sangat di sayangkan tak ada satupun guru mengatakan keberadaan kepala sekolah sehingga kedatangan awak media sepertinya tidak di inginkan .

(Redaksi)


×
Berita Terbaru Update