DANA BOS DI RAMPOK ASESMEN SMP NEGERI I PERCUT SEI TUAN CAPAI 20 PERSEN TIAP TAHAP .
Deli serdang 14/2/2026
mediacoruption.id // Dugaan penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana BOS) kembali mencuat. Kali ini terjadi di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara .Dana pendidikan yang semestinya digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar justru diduga membengkak secara tidak wajar seperti pada pos Asesmen yang melambung tinggi .
Berdasarkan dokumen rekapitulasi penggunaan Dana BOS Tahun 2024 yang dihimpun redaksi,adanya laporan pada sekolah SMPN 1 Percut Sei Tuan menerima total Dana BOS sebesar Rp 530.025.000 dan untuk tahap I pengunaan kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 87.762.250 bila dihitung berdasarkan juknis BOS kegiatan asesmen evaluasi pembelajaran hanya 5 sampai 10% dan jika 530.025.000 x 10 % = 53 250.000 dan pada tahap II Rp 77.699.500 ini sudah sangat jelas adanya dugaan pengelembungan anggaran .
Sharul ketua LSM Suara Rakyat Suara Hati menjelaskan, dalam berbagai kasus Dana BOS, terdapat sejumlah modus yang kerap ditemukan dan diduga dapat terjadi, antara lain:
Mark-up ekstrem, yakni harga ATK, tinta, dan jasa percetakan dinaikkan berkali-kali lipat dari harga pasar, Belanja fiktif, dilaporkan ada pembelian namun barang tidak pernah ada secara fisik, Nota siluman, menggunakan toko fiktif, alamat tidak jelas, atau satu toko yang sama dipakai berulang-ulang, Pengalihan dana, dana administrasi dialirkan kepada pihak tertentu dengan kamuflase transaksi, Rekayasa laporan ARKAS, laporan dibuat rapi agar terlihat sah secara administratif.
Dana BOS adalah uang rakyat, uang negara, dan uang masa depan generasi bangsa. Bukan dana warisan yang bebas dibagi-bagi,” tegasnya.
Jika dugaan ini terbukti, maka yang dirugikan bukan hanya keuangan negara, tetapi juga hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan yang jujur, adil, dan bermartabat.
Atas adanya temuan tersebut, bung Sharul mendesak Dinas Pendidikan kabupaten Deli Serdang dan Inspektorat, BPK, Aparat Penegak Hukum, bahkan KPK untuk segera turun tangan melakukan audit investigatif terhadap pengelolaan Dana BOS di SMPN 1 Percut Sei tuan .
Sampai Berita ini Naik di mediacoruption.id kepala sekolah Rahma Sihombing sulit ditemui awak media sepertinya kepala sekolah Enggan temui awak media .
(redaksi)
